Apakah terdapat bandara di Bogor? Bogor, kota yang terkenal dengan keindahan alam dan udaranya yang sejuk, ternyata juga memiliki fasilitas penerbangan. Meskipun tidak sepopuler Bandara Soekarno-Hatta, Bogor memiliki dua bandara dengan fungsi yang berbeda, yaitu Bandara Atang Sendjaja dan Bandara Rumpin. Artikel ini akan membahas lebih detail mengenai kedua bandara tersebut.
Bandara Atang Sendjaja, atau yang lebih dikenal dengan Pangkalan Udara Atang Sendjaja (Lanud ATS), merupakan bandara yang berstatus militer dan dioperasikan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU). Terletak di Jalan Raya Semplak, Bogor, Jawa Barat, bandara ini memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan operasional TNI AU, khususnya untuk penerbangan helikopter dan pesawat angkut.
Alamat Lengkap Bandara Atang Sendjaja:
Jalan Raya Semplak, Kelurahan Atang Senjaya, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Koordinat: 06°32′20″S 106°45′19″E
Bandara Atang Sendjaja memiliki sejarah yang panjang. Awalnya dibangun pada masa pemerintahan Hindia Belanda dan dikenal sebagai Pangkalan Udara Semplak. Setelah kemerdekaan Indonesia, pangkalan udara ini kemudian menjadi bagian dari TNI AU dan berganti nama menjadi Atang Sendjaja untuk menghormati salah satu pahlawan TNI AU.
Fungsi dan Fasilitas:
Sebagai pangkalan udara militer, Bandara Atang Sendjaja dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung operasional militer, antara lain:
Bandara ini merupakan markas bagi Skadron Udara 6 dan Skadron Udara 8 yang mengoperasikan helikopter.
Potensi Pengembangan Menjadi Bandara Komersil:
Sempat ada wacana untuk mengembangkan Bandara Atang Sendjaja menjadi bandara komersil untuk melayani penerbangan sipil. Hal ini didorong oleh Pemerintah Kabupaten Bogor untuk meningkatkan konektivitas dan perekonomian daerah. Beberapa kajian bahkan telah dilakukan, namun hingga saat ini belum ada realisasi konkret terkait pengembangan tersebut.
Bandara Rumpin: Pusat Kegiatan Militer Tertutup untuk Umum
Selain Atang Sendjaja, Bogor juga memiliki Bandara Rumpin. Namun, berbeda dengan Atang Sendjaja yang masih terlihat aktivitasnya, Bandara Rumpin bersifat tertutup untuk umum. Bandara ini difokuskan sebagai pusat kegiatan militer, khususnya untuk latihan penerjunan payung, penerbangan helikopter militer, dan kegiatan latihan militer lainnya. Informasi detail mengenai fasilitas dan operasional Bandara Rumpin sangat terbatas karena alasan keamanan.
Kesimpulan:
Bogor memiliki dua bandara dengan fungsi yang berbeda. Bandara Atang Sendjaja berperan penting sebagai pangkalan udara militer yang mendukung operasional TNI AU, sementara Bandara Rumpin difokuskan untuk kegiatan latihan militer. Meskipun sempat ada wacana pengembangan Bandara Atang Sendjaja menjadi bandara komersil, hingga saat ini statusnya masih sebagai pangkalan udara militer.
Baca Juga : Bandar udara Atang Sendjaja – Bogor
Maskapai penerbangan Citilink mengumumkan perubahan terminal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) yang akan berlaku mulai…
Tangerang - Injourney, sebagai holding BUMN pariwisata dan pendukung, terus berinovasi untuk meningkatkan efisiensi dan…
Aviasipedia - Kementerian Perhubungan Republik Indonesia memiliki peran krusial dalam mengatur dan mengawasi sektor penerbangan…
Bagi Anda yang sering bepergian menggunakan maskapai Super Air Jet, ada informasi penting yang perlu…
Kode booking atau yang sering disebut juga booking code atau confirmation code adalah serangkaian karakter…
Pernahkah Anda merasa repot mengantre saat check-in di bandara? Dengan semakin berkembangnya teknologi, kini Anda…